Selasa, 18 Juni 2019

Empat Hotel di Makassar yang Sudah Pakai Label Halal

2 bulan yang lalu | 8:19 am
Empat Hotel di Makassar yang Sudah Pakai Label Halal

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (16/3/2019) – Ketua Perhimpunan Hotel dan Restauran Indonesia (PHRI) Sulawesi Selatan Anggiat Sinaga mengatakan, potensi sektor pariwisata Sulsel masih cukup besar.

Salah satu yang didorong adalah wisata halal. Sangat penting untuk mendorong peningkatan kunjungan wisatawan lokal ke daerah-daerah destinasi wisata.

“Wisata halal bukan agama. Ini untuk menjamin bahwa wisatawan muslim merasa terjamin kehalalan makan dan minumannya. Itu saja,” tegas Anggiat di Musyawarah Daerah (Musda) X Persatuan Hotel dan Restaurant Indonesi (PHRI) di Claro Hotel, Sabtu 16 Maret 2019.

Anggiat menyebut di Sulawesi Selatan atau tepatnya di Kota Makassar baru empat hotel yang menggunakan label halal di dapur. Yakni Aston Hotel, Claro, Aldera, dan Hotel Pesona.

Minimnya jumlah hotel yang menggunakan label halal, karena biaya pengurusan yang mahal.

“Membutuhkan biaya sekitar 30 juta rupiah untuk satu label halal,” jelas Anggiat.

Ketua BPP PHRI, Hariyadi Sukamdani, meminta kepada pengelola industri pariwisata di Sulsel agar menyasar potensi wisatawan lokal.

“Jangan hanya kepada event saja,” katanya.

Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah mengatakan, Sulsel pernah berada di atas puncak untuk sektor pariwisata, khususnya wisata budaya di Toraja. Namun seiring berjalan waktu, semuanya harus diperbaiki dan ditata kembali agar lebih baik.

Pada masa keemasan pariwisata Sulsel, jumlah turis mancanegara yang ke Toraja cukup besar. Namun karena tidak berbenah, sementara banyak destinasi wisata baru yang begitu luar biasa mempersiapkan dengan baik infrastruktur, hotel, restoran, hingga manusianya.

“Saya kira itu persoalannya. Tentu mereka lebih berani untuk mendorong destinasi wisatanya dibarengi dengan konektifitas yang ada,” kata Nurdin.

Dia mengaku, tidak ada yang tidak ada di Sulsel. Khususnya di sektor pariwisata. Ada pantai, ada taman bunga, ada wisata alam, wisata budaya, dan lainnya.

“Saya ingin sampaikan kepada kita semua, bahwa kurang apa kita di Sulsel ini. Mulai dari wisata pantai, wisata budaya, wisata alam, semua kita punya. Dan Toraja itu hanya satu di dunia. Makanya, saya tahun ini sepakat dengan Bupati, baik Toraja maupun Toraja Utara, kita siapkan anggarannya,” ungkapnya.

Khusus untuk wisata yang ada di Toraja, Pemerintah Provinsi Sulsel akan segera membangun semua fasilitas. Seperti lampu di saat malam itu bersinar, pedestrian supaya turisnya merasa nyaman, dan sistem transportasinya ditata dengan baik. (*)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com