Jum'at, 22 September 2017

Dituduh Terima Suap, Walikota Parepare Berang

3 tahun yang lalu | 11:42 am
Dituduh Terima Suap, Walikota Parepare Berang

Baca Juga

PAREPARE, WARTATIMUR.COM – Beredar informasi jika dalam kebijakan mutasi lalu, para pejabat pemerintah kota Parepare yang termutasi diwajibkan membayar hingga Rp. 250 juta.

Informasi tersebut dibantah oleh Taufan. Ia menegaskan, tidak ada intervensi dari pihak mana pun dalam dua kebijakan mutasi yang baru dilakukannya beberapa waktu lalu.

“Itu tidak benar, saya melakukan mutasi tidak ada intervensi dari siapa pun, apalagi sampai bayar membayar,” kata Taufan Sabtu (15/3).

Ia tak menampik jika ada oknum yang menjual namanya untuk mendapatkan kentungan di atas penderitaan orang lain. Yang disesalkannya adalah mereka ikut membawa-bawahnama keluargannya.

Dengan nada tinggi Taufan menegaskan kebijakan bayar membayar dalam kegiatan mutasi dalam tubuh pemerintahannya hanya akan terjadi, jika kambing sudah bertelur.

“Jadi, kalau ada amanah yang diberikan mengatasnamakan saya dan keluarga, saya akan cabut lagi (amanah) tersebut,” tegas Ketua Partai Golkar Parepare ini.

Wali kota berlatar belakang profesional hukum ini menegaskan, informasi bayar membayar beredar melalui SMS gelap yang menyebutkan besaran tarif setiap jenjang eselon. Untuk eselon III disebutkan diwajibkan membayar Rp.75 juta dan eselon IV Rp.30 juta. (AR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com