Jum'at, 21 September 2018

Danny Pomanto: Jangan Ada Pungli!

4 tahun yang lalu | 8:23 am
Danny Pomanto: Jangan Ada Pungli!

Baca Juga

WARTATIMUR.COM, 31/01/2015 – Melihat kinerja aparat Pemkot Makassar, antara lain kualitas pelayanan kepada masyarakat yang masih jauh dari harapan, agaknya memompa semangat Walikota Danny Pomanto menciptakan sistem yang lebih baik agar ke depan pola pelayanan aparat atau pejabat Pemkot menjadi lebih baik.

Sekaitan dengan lelang jabatan, berulang kali Danny Pomanto mengungkapkan bahwa timsel mempunyai suara 50 persen dalam lelang jabatan ini. Selebihnya, Danny yang akan menentukan dari segi loyalitas. Loyalitas yang dimaksud yakni mereka yang bisa bekerja untuk kemaslahatan masyarakat Makassar.

Mantan arsitek tata ruang ini mengatakan setelah semua proses berlangsung maka saat ini adalah pembuktian mereka kerja untuk pemerintah kota Makassar sampai pengumuman.

“Penilaian saat ini lebih ke arah kerja nyata di masyarakat,” kata Danny Pomanto Senin lalu 26/1/2015 dikutip dari Tribun.

Ihwal keinginan Walikota agar pejabat bawahannya dapat melakukan pelayanan dengan baik, yakni berupa pelayanan yang diakukan sesuai aturan. Pejabat tidak boleh melakukan tindakan pungli atau melakukan sesuatu agar masyarakat menjadi terpojok untuk menyuap.

Seperti diketahui, bahwa instansi yang belakangan ini banyak disoroti ialah Kantor Pelayanan Perzinan Terpadu dan Penanaman Modal. Bahkan jajaran pejabat di kantor ini sudah diperiksa oleh Inspektorat atas perintah Walikota. Walaupun ternyata pada akhirnya Inspektorat hanya mengusulkan ke Walikota agar mekanisme kerja di Perizinan dikembalikan pada tata aturan yang ada, misalnya proses penerbitan SITU SIUP dan TDP dikembalikan ke Dinas Perdagangan.

Hanya disayangkan, sebab kasus pungli yang sempat mencuat ke masyarakat tidak sampai ditindaklanjuti ke ranah hukum. Padahal seharusnya Walikota mendorong kasus pungli ini ke Kejaksaan.

Tak hanya di kantor perizinan, tetapi di sejumlah kantor lainnya dalam lingkup Pemkot Makassar ditengarai masih begitu banyak kegiatan pungli, seperti di kelurahan, kecamatan, dan di SKPD lainnya dengan modus yang beda-beda namun ujung-ujungnya merugikan warga yang terkena pungli atau pemerasan. (*)


Penulis : nafli mu
Editor : nafli mu
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com