Selasa, 23 Oktober 2018

Bupati di Sumsel Tertarik dengan Sistem Penanaman Padi di Bantaeng

4 tahun yang lalu | 6:29 pm
Bupati di Sumsel Tertarik dengan Sistem Penanaman Padi di Bantaeng

Baca Juga

BANTAENG, WARTATIMUR.COM – Tertarik dengan sistem penanaman padi Legowo 21 yang dikembangkan di Bantaeng, Bupati Ampat Lawang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H Budi Antoni Aljufri langsung ke Bantaeng menemui koleganya HM Nurdin Abdullah.

Selain belajar system penanaman Legowo 21, Budi Antoni yang membawa 16 pejabat juga belajar system penanaman talas (Satoimo) dan pelayanan kesehatan berbasis Brigade Siaga Bencana (BSB).

“Kami ingin belajar banyak karena Kabupaten Ampat Lawang merupakan kabupaten yang baru memasuki usia 7 tahun,” terangnya saat diterima Bupati HM Nurdin Abdullah dan Wakil Bupati H Muhammad Yasin di rumah jabatan Bupati Bantaeng, Jumat (28/3).

Kunjungan ini sekaligus menjadikan kunjungan bupati yang ketiga dalam sepekan setelah Bupati Kabupaten Enrekang H Muslimin Dola pada Jum’at (21/3) dan Bupati Kabupaten Sigi Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Selasa (25/3).

Menurut Bupati Ampat Lawang, potensi daerahnya cukup bagus untuk pertanian. Luas areal persawahan yang 14 ribu Ha bisa membantu ketahanan pangan. Potensi lainnya, adalah kopi yang mencapai 64 ribu Ha. Ini merupakan penanaman kopi terluas. Sayangnya, orang lebih mengenal Kopi Lampung padahal asalnya dari Ampat Lawang.

Kini, daerah pecahan Kabupaten Lahat ini memiliki APBD Rp 900 miliar dan pada APBD Perubahan diprediksi mencapai angka di atas Rp 1 triliun. Meski begitu, Kabupaten Ampat Lawang masih termasuk kabupaten tertinggal di Indonesia. Karena itu, Budi Antoni bertekad melapas predikat dari Kementerian Daerah Tertinggal tersebut pada periode kedua kepemimpinannya.

Selain mendapat penjelasan tentang BSB dari Kadis Kesehatan dr Hj Takudaeng M.Kes, dan penjelasan tentang system penanaman Legowo 21 dan pengembangan talas dari staf ahli bupati bidang pertanian Dr Mukhtar Nawir, Bupati Ampat Lawang juga melihat langsung ke lapangan. Ia berharap, apa yang dilihat langsung di Bantaeng menjadi pelajaran penting dan segera dapat diwujudkan.

“Kami ingin, sekembalinya dari kunjungan kerja ini, sudah ada realisasi dalam bentuk kerjasama dengan Kabupaten Bantaeng,” pintanya.

Kunjungan kerja rombongan Bupati Kabupaten Ampat Lawang tersebut berakhir di kawasan wisata Pantai Marina. Selain menikmati pantai bersama Bupati Bantaeng HM Nurdin Abdullah, Bupati Budi Antoni Aljufri bersama istri dan 3 anaknya menikmati buah durian, rambutan dan langsat Bantaeng. (NR)


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com