Selasa, 17 Oktober 2017

Bulan Depan, Pemkot Makassar Bakal Terapkan Sistem Parkir Online

1 minggu yang lalu | 6:34 am
Bulan Depan, Pemkot Makassar Bakal Terapkan Sistem Parkir Online

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (25/9/2017) – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Perusahaan Daerah (PD) Parkir Makassar Raya akan memberlakukan sistem parkir online terhitung Oktober mendatang. Kebijakan tersebut diyakini mampu menekan kebocoran sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Selain itu, sistem parkir online dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan para juru parkir.

Direktur Utama PD Parkir Makassar Raya, Irianto Ahmad, mengatakan sistem parkir online ditujukan untuk mewujudkan program smart parking. Untuk saat ini, pihaknya sedang memantapkan persiapan dengan melakukan survei pemetaan terkait titik-titik smart parking. Adapun uji coba telah dilakukan saat Makassar International Eight Festival and Forum atau F8 pada September 2017.

“Pasca-event F8, kita langsung survei titik-titik di kota Makassar untuk melakukan pemetaan dan klasifikasi wilayah, mana yang masuk daerah padat, sedang dan tidak padat. Ya mungkin butuh waktu sekitar satu pekan atau lebih dari 10 hari. Jadi nantinya smart parking bisa mulai diberlakukan pada awal Oktober mendatang,” kata Irianto, di Makassar.

Menurut Irianto, pelaksaan survei wilayah untuk sistem parkir online diperlukan agar penerapannya lebih efektif. Selain itu, pemetaan wilayah juga berkaitan dengan kesejahteraan para juru parkir karena berkaitan dengan pendapatannya. Dari hasil survei pemetaan wilayah, kata dia, tidak menutup kemungkinan pihaknya akan menggabung operasional untuk daerah sedang dan tidak padat.

“Untuk kesejahteraan juru parkir tentunya tetap ada sharing yang kita lakukan, tapi tidak lagi berupa (uang) tunai. Kita sudah profesionalkan, dimana para juru parkir dibuatkan ATM sehingga setiap saat bisa pantau lewat telepon selulernya saja,” jelas Irianto.

Disinggung tarif untuk sistem parkir online, Irianto mengaku diupayakan tetap normal. Untuk kendaraan roda dua (motor) tetap Rp1.000 dan roda empat (mobil) Rp2.000. Sistem parkir online itu diklaimnya sukses disimulasikan saat event F8 pada September ini. Pelayanan jasa oleh juru parkir telah dilengkapi dengan satu set alat berupa handphone android dan printer.

Setiap handphone android yang sebelumnya telah diisi voucher dengan nominal Rp1 juta secara otomatis akan terdebet sesuai dengan tarif parkir yang berlaku. Transaksi lapangan langsung masuk ke rekening milik PD Parkir Makassar Raya melalui voucher yang dimasukkan ke dalam handphone android para juru parkir

“Pembayaran oleh pengguna parkir yang dibayarkan ke juru parkir akan kembali dibelikan voucher untuk men-top up (isi ulang) HP jika uang elektronik di dalamnya sudah habis oleh petugas pengawas PD Parkir yang berjaga,” pungkasnya.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com