Selasa, 21 November 2017

Biskuit Bisa Turunkan Performa Otak?

2 tahun yang lalu | 6:42 am
Biskuit Bisa Turunkan Performa Otak?

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Biskuit adalah camilan yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Namun sebuah hasil penelitian menyebutkan terlalu banyak mengonsumsi biskuit dikatakan beresiko menurunkan kemampuan memori, atau bisa bikin otak jadi kurang pintar.

Itu akibat banyaknya kandungan lemak trans dalam sebuah biskuit, yang memberi efek buruk bagi kemampuan memori individu.

Mengapa ada lemak trans? Itu karena pada proses pembuatan biskuit lemak trans ditambahkan untuk memberi tekstur serta tambahan rasa di sebuah biskuit. Efek buruknya, lemak trans itu bisa membuat sebagian memori rusak.

Tak hanya lemak trans, dalam pembuatan biskuit juga sering ditambahkan minyak sayur yang memberi efek kurang baik pula pada kesehatan.

“Lemak trans akan membuat memori pada pria muda dan setengah baya memburuk,” terang Dr. Beatrice Golomb seperti dikutip dari laman Dailymail.

Lemak trans banyak dihubungkan dengan kenaikan berat badan, tambah Dr. Beatrice Golomb lagi. Dirinya adalah peneliti yang melakukan studi tersebut, berasal dari University of California.

Lemak trans juga berakibat buruk bagi kesehatan jantung, dan faktanya bahaya lemak trans lebih besar ketimbang lemak jenuh yang jadi kontributor utama penyebab sakit jantung.

Di Inggris, seperti tertulis dalam situs Dailymail, industri pembuat makanan dan biskuit telah melakukan pengurangan pemakaian lemak trans dalam produk mereka. Anjuran the Food and Drug Administration untuk jumlah aman lemak trans yang boleh dan aman dikonsumsi adalah sebanyak 5 gram per hari. (NM)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com