Jum'at, 24 November 2017

Bakal Calon Bupati di Sulsel Tolak RUU Pilkada

3 tahun yang lalu | 9:49 am
Bakal Calon Bupati di Sulsel Tolak RUU Pilkada

Baca juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Sejumlah bakal calon kepala daerah di Sulawesi Selatan menolak pemilihan kepala daerah melalui Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Menurut mereka, pilkada tidak langsung mencederai demokrasi.

Sikap menolak datang dari Wakil Bupati Kepulauan Selayar Saiful Arif. Ia menilai pilkada langsung lebih demokratis. Sementara itu, Bupati Tana Toraja, Theofilus Allorerung, juga akan menolak jika RUU Pilkada disahkan DPR. Menurut Theofilus, yang akan maju lagi tahun depan, bangsa Indonesia akan melangkah mundur bila kepala daerah tidak dipilih langsung oleh rakyat.

Bakal calon Bupati Gowa, Amir Uskara, mengatakan pilkada langsung lebih baik karena setiap warga negara bisa langsung menentukan pilihannya. Adapun Ilham Nur Toadji, yang akan maju dalam pilkada Luwu Timur, mengatakan pilkada langsung memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakat.

Sebelas kabupaten di Sulawesi Selatan akan menggelar pilkada tahun depan, yaitu Gowa, Bulukumba, Selayar, Soppeng, Maros, Pangkep, Barru, Tana Toraja, Toraja Utara, Luwu Timur, dan Luwu Utara.

Pengamat Komunikasi Politik Universita Bina Nusantara Jakarta, Rahmad M. Arsyad mengapresiasi penolakan balon bupati tersebut. Rahmad menilai RUU Pilkada yang diusulkan Kemendagri ini memotong kedaulatan rakyat sebagai pemegang kedaulatan tertinggi dalam demokrasi. (NM)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com