Selasa, 20 November 2018

ADB Gelontorkan 100 Juta Dolar Entaskan Kawasan Kumuh di Makassar

2 bulan yang lalu | 3:12 am
ADB Gelontorkan 100 Juta Dolar Entaskan Kawasan Kumuh di Makassar

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (30/8/2018) – Kota Makassar satu diantara lima kota yang mendapatkan kucuran dana pengentasan kawasan kumuh dari Asean Development Bank (ADB) melalui progam Slum Improvement Settlement Human Alleviation (SISHA).

Ada pun jumlah bantuannya mencapai 100 juta dolar atau berkisar Rp1.480.700.000.000.

Kepala Bidang PSDA dan Drainase Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Muh Fuad Aziz mengatakan bahwa pihak ADB sudah melalukan kajian awal. Bahkan, timnya sudah melakukan identifikasi di tiga lokasi, yaitu Tallo, Mariso, dan Batua.

“Kesiapan kita sudah sejak lama, bahkan pak waki sudah menandatangi surat minat untuk mendapatkan dana Shisa tersebut sejak sebelum cuti, dan akhirnya di wujudkan oleh Tim ADB dengan melakukan identifikasi di tiga lokasi, yaitu Tallo, Mariso, dan Batua,” kata Fuad, Kamis (30/08/2018).

Lanjut Fuad, dari tiga lokasi yang di identifikasi, pihak ADB mengaku tertarik dengan kawasan yang ada di Kecamatan Tallo. Sehingga, diharapkan program ini bisa diterapkan di Makassar dan mampu membantu pemerintah dalam mengentaskan kawasan kumuh.

Hanya saja, kata dia, dana sebesar 100 juta dolar untuk program ini bukan hanya untuk Kota Makassar, tapi akan dibagi ke empat kota lainnya. Hanya saja, pembagiannya itu berdasarkan tingkat skala prioritas.

“Program ini kita berharap bisa mengentaskan kekumuhan di tahun 2019 dan 2020. Pihak ADB sudah menyampaikan kalau berminat di Tallo, cuma kita berharap anggarannya besar, biar lebih bagus. Karena ini lima daerah tapi tidak dibagi rata,” ungkapnya.

Fuad menambahkan, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Wali Kota tahun 2014 lalu, luas lahan wilayah kumuh di Makassar mencapai 740,10 ha, dan tahun 2016 berkurang menjadi 676 Ha.

Berdasarkan perhitungannya, kawasan kumuh saat ini tinggal 516 Ha. Namun, dia berharap setelah 90 kelurahan ini tersentuh kawasan kumuh di wilayah Kota Makassar berkurang sampai 400 Ha.

Terpisah, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto mengatakan, pihaknya telah bertemu dengan perwakilan ADB membahas program pengentasan Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) di Makassar.

“Pihak ADB berterima kasih kepada Pemkot karena programnya berjalan sangat baik di Makassar, mereka juga menanyakan ada program baru bernama SISHA dan mengabarkan bos besar ADB akan mengunjungi di Makassar,” jelas Danny

Kata Danny, Bos besar ADB berjumlah 9 orang akan berkunjung ke Makassar untuk melihat sejauh mana perkembangan program ADB yang sudah berjalan di Makassar selama ini. Rencananya, pertemuan 9 pimpinan ADB itu akan dijamu diatas Pinisi khas Makassar.


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com