Selasa, 12 Desember 2017

8 Hal Unik di Makassar International Eight Festival & Forum 2017

2 bulan yang lalu | 2:58 am
8 Hal Unik di Makassar International Eight Festival & Forum 2017

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM (6/9/2017) – Promosi Kota Makassar yang menampilkan 8 unsur pertunjukan yaitu fashion, film, folk, flora & fauna, fine art, fussion music, dan fiction writer & font kembali akan digelar kehadapan masyarakat. Hal tersebut dipastikan setelah Arief Yahya meresmikannya dan langsung memberikan kode dua jempol untuk agenda tahunan di Makassar tersebut.

Agenda berskala internasional atau yang terkenal dengan sebutan F8 pada tahun ini ditargetkan akan membidik 1 juta pengunjung mengingat pada tahun lalu pengunjung yang datang melebihi target. Dari 60 ribu yang direncanakan, ternyata membludak menjadi 300 ribu pengunjung.

Untuk mencapai target tersebut, jurus sakti pun tak segan di share ke Makassar. Dari 8 unsur pertunjukan yang akan ditampilkan di F8, Menpar Arief Yahya mengusulkan agar dicari top 3 yang paling menonjol.

“Nomor satu food paling besar yaitu 32 persen. Nomor duanya fashion 30 persen. Satunya lagi craft. Jadi kalau mengambil top 3 itu food fashion dan craft ini udah lebih dari 80 %. Yang lain bukan berarti tak penting, tapi komersial value nya kurang. Dan dari top 3 ini bisa untuk mensubsidi yang lainnya,” ujar Arif, seperti yang dikutip dari cnnindonesia.com.

Tidak hanya itu, untuk edisi 2017, event Makassar International Eight Festival & Forum dipastikan akan mengusung konsep yang lebih menarik lewat 8 unsur pertunjukkan tersebut, seperti Fashion yang melibatkan 200-300 putra-putri daerah untuk memeragakan busana dengan tema lontara, sutera dan etnic. Diiringi juga dengan fusion jazz etnik dengan latar catwalk 10 kapal phinisi, kolabrasi 4 designer nasional dan 12 designer lokal dengan menampilkan hasil rancangan busana khas tema lontara.

Untuk Film, akan ada penayangan di ruang terbuka dengan format Layar Tancap. Film-film yang ditayangkan adalah film fiksi dan dokumenter. Selain itu, film-film tersebut didominasi film yang diproduksi di Makassar atau film yang diciptakan oleh sineas Indonesia. Ada juga Workshop Penciptaan Film yang diperuntukkan bagi siswa-siswi se Kota Makassar. Peserta terbatas. Diharapkan pesertanya 30 orang dari 15 SMA se Kota Makassar.

Sedangkan unsur Food akan menyajikan Phinisi dining experience 10 ikon kuliner Makassar ala francé, yaitu suasana fine dining dengan cara gastronomi creative plating oleh koki handal Makassar. Di phinisi dining experience, panitia akan bekerjasama dengan hotel-hotel Makassar yang akan menyiapkan makanan yang tentunya sudah mempunyai standard higienitas internasional.

Selanjutnya akan ada agenda merangkai spot atau lokasi sebagai eye catcher atau vocal point pada area sekitar losari dengan cover vertical garden berupa tanaman hijau dan bunga yang merupakan bagian dari unsur Flower & Fauna.

Begitupun dengan unsur Folk yang akan mengangkat tema baur kultur, pentas & kolaborasi seni, eksebisi dengan konsep pesta rakyat yang terbalut dalam penampilan musisi & band indie Makassar, pertunjukan tarian adat dari etnis dalam dan luar negeri, kolaborasi musik, puisi, tari, lukis & teater.

Tak kalah menariknya adalah Fine Arts dengan Melukis Bersama (Live Painting) yang berlangsung pada tanggal 8-10 September 2016 di Anjungan Pantai Losari melibatkan kalangan Pelajar, Mahasiswa dan Umum serta Profesional, dan Pameran Bersama yang menampilkan lukisan karya lokal dan nasional.

Ada juga fussion music yang tahun lalu mengeksplorasi musik etnik daerah Makassar Bugis Mandar dan Toraja Berbaur dalam Nada Jazz. Tahun ini pun diprediksi tidak akan jauh berbeda dengan tahun lalu.

Terakhir, kegiatan ini akan diramaikan dengan fiction writer and performance forum yang memiliki beberapa bentuk kegiatan, seperti penulisan cerita fiksi, musikalisasi puisi ataupun pembacaan puisi.


Penulis : Asri Abdullah
Editor : Asri Abdullah
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com