Jum'at, 24 November 2017

60% Rusak, MSDC Unhas akan Inventarisasi Terumbu Karang

3 tahun yang lalu | 5:12 am
60% Rusak, MSDC Unhas akan Inventarisasi Terumbu Karang

Baca Juga

MAKASSAR, WARTATIMUR.COM – Salah satu club selam tertua di Indonesia Timur, Marine Science Diving Club Universitas Hasanuddin (MSDC-UNHAS) akan melaksanakan kegiatan Reef Check 2014 atau pendataan kondisi ekositem terumbu karang di Pulau Barrang Lompo, Barrang Caddi, dan Samalona, Makassar, pada tanggal 7 sampai 9 November nanti.

Ketua MSDC Unhas, Syamsu Rizal mengatakan, latar belakang kegiatan tersebut yakni melihat Indonesia yang memiliki perairan laut yang luas dengan segala kekayaan dan keindahannya. Pengertian pengelolaan tidak hanya mengambil dan memanfaatkan segala kekayaan dan keindahan yang ada. Namun lebih jauh lagi, bangsa Indonesia harus mampu melestarikan kekayaan alam terutama yang berada di lautan.

“Di Indonesia, terumbu karang tersebar hampir di seluruh kepulauan yang berjumlah 17.508 dengan garis pantai lebih kurang 81.000 km dan luas terumbu karang diperkirakan mencapai 75.000 km2 yang terletak di 371 lokasi. Di lokasi-lokasi tempat terumbu karang tersebut berada, dari 41,78% yang terukur lebih dari 60 % mengalami kerusakan,” jelasnya, Minggu 19 Desember 2014.

Kata Syamsu Rizal sangat perlu dilakukan kegiatan konservasi untuk menyelamatkan terumbu karang yang masih tersisa dengan langkah awal melakukan pemantauan mengenai kondisi secara berkala.

“Salah satu pemantauan terumbu karang yang dapat dilakukan yakni dengan menggunakan metode Reef Check yang telah didesain sedemikian rupa, sehingga memungkinkan bagi semua kalangan dapat melakukaan pemantauan dan pendataan karena tanggung jawab untuk melaksanaakaan konservasi terumbu karang bukan hanya mereka yang spesifik di kelautan,” jelasnya.

Sementa itu, Ketua Panitia, Reef Check 2014 Vicky Al’Fiqri mengatakan kegiatan ini akan mengidentifikasi potensi sumberdaya terumbu karang, penyebab kerusakan dan menyusun data base kondisi Terumbu Karang, Ikan karang, dan biota asosiasi sesuai dengan metode Reef Check.

“Metode yang akan dipakai sangat mudah, untuk itu kami berhahap semua kalangan dapat terlibat dalam kegiatan ini. Bagi yang berminat silahkan datang saja ke sekertariat kami di Lantai 2 Jasa Pertanian kampus Unhas,” imbuh Vicky Al’Fiqri.

Kegiatan Reef Check ini setiap tahunnya digelar oleh MSDC dan ratusan organisasi lingkungan di seluruh Indonesia bahkan dunia yang turut melakukan hal yang sama. (*)


Penulis : Nafli Mas'ud
Editor : Nafli Mas'ud
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com