Rabu, 15 Agustus 2018

5 Analisis IDEC ; Catatan Kedua dan Ketiga

3 tahun yang lalu | 6:52 am
5 Analisis IDEC ; Catatan Kedua dan Ketiga

Baca juga

Wartatimur.com- Analisis kedua yang juga penting menurut IDEC, yakni adanya aturan pembatasan alat peraga kampanye  oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) memaksa ‘setiap kandidat  akan terlibat pada dua tipologi pertarungan darat dan udara sekaligus’.

Pertarungan darat yang dimaksud adalah sosialisasi langsung ke publik dan kemampuan untuk mempengaruhi ‘opinion leader’ yakni para tokoh yang menjadi pemuka pendapat pada setiap lingkungan warga.

Sedangkan pertarungan udara akan terjadi pada media cetak, elektronik, dan juga media sosial. Dari data yang dimiliki IDEC,  masih besarnya pemilih yang belum menetapkan pilihan disebabkan belum maksimalnya setiap calon melakukan sosialisasi baik pada wilayah darat maupun udara.

Kondisi ini, menyebabkan pemilih yang belum menetapkan dukungan masih cukup besar dengan interval 45-50%, ujar akmal ali. Lebih jauh, akmal menjelaskan IDEC telah memiliki sejumlah data penting menyangkup tipologi pemilih tersebut. ‘Kami terbiasa melakukan survei secara detail menyangkut tipologi pemilih dan karater wilayah berbasis RT dan TPS’, namun tentu saja tidak semuanya dapat dibuka.

Ketiga, peran birokrat dan mantan birokrat juga sangat berpengaruh untuk melakukan mobilisasi politik. Karena birokrat dan para mantan birokrat tersebut, banyak diantaranya adalah tokoh dan pemuka pendapat di wilayah masing-masing, mayoritas pemilih banyak yang menjadikan mereka sebagai referensi untuk mendukung calon walikota, kami sudah mengidentifikasi nama, alamat, dari setiap sosok yang disebutkan oleh setiap responden yang kami wawancarai .

Namun, banyak dari para kandidat belum memahami sterategi jejaring ini ‘sehingga ibarat penembak, rata-rata calon belum mengarahkan tembakannya pada sasaran yang tepat’.

 


Penulis : ABR
Editor : ABR
Copyright © 2013 Warta Timur, All Rights Reserved. Jalan Politeknik, Makassar .
Design by Wartatimur.com